
Jakarta - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, jadi satu-satunya pemain di starting XI pada laga melawan Dewa United di Banten International Stadium, Serang, Jumat (29/8/2025) malam WIB, yang mengenakan pita hitam di lengannya. Diyakini, aksi itu sebagai bentuk keprihatinannya atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan.
Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek online (ojol) yang gugur saat ikut menyuarakan aspirasinya pada demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/9/2025) malam. Ia meninggal dunia setelah ditabrak dan dilindas mobil polisi.
Affan sempat dilarikan ke rumah sakit, namun ajal sudah menjadi takdir yang tak bisa dicegah. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Inside menyayat hati yang menimpa Affan Kurniawan dirasakan oleh hampir seluruh rakyat Indonesia, tak terkecuali Rizky Ridho. Ia sempat mengunggah instastory sebagai bentuk keprihatinannya atas apa yang sedang terjadi di negaranya.
Kepeduliannya terlihat semakin nyata setelah Rizky Ridho jadi satu-satunya pemain yang mengenakan pita hitam di lengannya. Tidak ada starter lain, baik di kubu Dewa United maupun Persija Jakarta yang mengikuti langkah serupa.
Persis Solo Juga Tunjukkan Solidaritas
Pita hitam di lengan, tanda duka mendalam atas kepergian Affan Kurniawan. , . #LaskarSambernyawa pic.twitter.com/o9OfiS7TNi
— PERSIS (@persisofficial) August 29, 2025
Pada laga lainnya, Persis Solo yang melakukan lawatan ke kandang Bhayangkara FC juga mengenakan pita hitam. Aksi ini dilakukan sebagai tanda berduka atas apa yang menimpa Affan Kurniawan.
Sebaliknya, kubu Bhayangkara FC tidak ada yang mengenakan simbol serupa.
Pada laga tersebut, Bhayangkara FC menang 2-0 berkat gol Ilija Spasojevic dan Fareed Sadat. Itu adalah kemenangan perdana The Guardian di BRI Super League musim ini.